0518

Seperti Suriah Indonesia seperi bara dalam sekam ketika memlihara banyak kelompok yang ekstrim dan berbaju islam di dalam negara,Tulisan ini saya bistt bukan untuk menjatuhkan namuin hanya ssekedar untuk menginatkan saya pernah menulis tentang indonesia menuju SURIA dimana negara kita tanda-tandanya sedang menuju kearah sana.

Miliaran rupiah dana masuk ke kantong ormas agama melalui masjid,majelis taklim,pengajian sampai ke acara pengumpulan massa seperti dzikir bersama,Kelompok ini mendapatkan banyak keuntungan,atas nama agama mereka berkembang karena kebutuhan politik dan politis yang memanfaatkan mereka.

Indonesia pun tidak luput dari api panasnya ketika dunia glbal berubah sesuai gerakan arab spiring di timur tengah,Mereka kemudian bereaksi untuk bergerak bersama kelompok ekstrim dari timur tengah untuk menjadikan Indonesia sebagai negar islam dengan mengangkat kembali nama NII (NEGARA ISLMA INDONESIA).

sulit memastikan siapa yang menunggangi dan siapa saja yang di tunggangi ada agenda besar yang di ciptakan setahap demi setahap menuju kesana,situasi itu menciptakan simbiosis mutualisma baru antara mereka dan politikus yang mempunyai kepentingan berkuasa.

Kotak sabun dan tamasya politik adalah gerakan yang di ciptakan menunjukkan kebangkitan mereka,sholat subuh politik berjamaah sampai tidak mensholatkan jenazah dan penggunaan ayat dalam bungkus roti model intimdasi melalui mimbar jumat gerakan aksi massan besar mengats namakan pembelaan agama.

Dengan memanfaatkan dukungan massa mereka akan menyetir kebijakan pemimpin daerah yang mereka usung nanti,buat mereka yang mau di tunggangi itulah yang akan mereka pilih.

Maka ia harus mengikuti apapun kepentingan ormas agama asal ia tetap bisa berkuasa,saat pembubaran peringatan asyura oleh kelompok bermazhab syiah kita melihat dibelakang walikota bogor itu ada kelompok garis seperti HTI,Bima Arya seperti tidak berdaya untuk menekan mereka karena ia membutuhkan suara mereka.

Pilihan mereka jatuh kepada Anies Sandi yang sedang berambisi dengan berbagai cara untuk menjadi nonor satu di jakarta,pengusaha terhadap jabar tentu tidak lengkap jika tidak menguasai jakarta karena itu ormas ini mencari pemimpin yang lemah yang berorientasi pada kekuasaan untuk mereka dukung dan mereka tunggangi.

Peraturan daerah akan berpihak kepada mereka terancamnya kebhinekaan karena ada nya pelanggaran ibadah razia atas nama syariah akan di kembalikan marak jakarta dan dana-dana pembangunan akan mengalir ke ormas-ormas agama.

Advertisements