123654789

 

Anies telah berpidato merespons kemenangan yang sudah di depan matanya,calon Gubernur Anies dan juga Sandiaga menjadi pemenang hitung cepat pilkada DKI 2017 di putara kedua,dia berkemaja putih serasi dengan sandiaga dan juga para pendukungnya.

Mereka juga bertekad menjaga kepercayaan warga untuk memimpin Jakarta,hal yang menonjol dalam pidato ini adalah soal komitmen Anies & Sandi menjaga persatuan dan kesatuan di Jakarta dan pidato ini disampaikan Anies di kantor DPP partai Gerindra.

Anies menyampaikan dalam kesempatan ini,walau kita berbeda bahasa meskipun kita berbeda agma dan kita juga boleh saja berbeda etnis,kita boleh saja berbeda partai namu darah kita tetap sama kita adlah darah Indonesia.

Hari ini adalah fase kampanye dan fase perbedaan sudah di lupakan,namun untuk kedepannya fase kerja sama menanti untuk kita menunaikan seluruh warga Jakarta dan persatuan akan bisa mengikat persatuan di Indonesia dan ini akan dibawa terus dan akan meneruskan ikhtiar untuk menghadirkan persatuan di Jakarta.

Namun ini adalah kerja bersama seluruh warga Jakarta untuk menghadirkan yang tadi sudah di sampaikan,keadilan bagi seluruh rakyat warga Indonesia, dan ini bukan hanya Anies dan juga Sandi namun ini adalah kerja sama bagi warga Jakarta.

Semua berikhtiar,berdoa dan hari ini yang Maha Esa membolak-balikan hati tealh menetapkan warga Jakarta untuk memilih jalan baru bagi perubahan di Jakarta dan tidak ada satu pun orang bisa mencegah rencana Tuhan.

Anies dan juga Sandi memint doa dari semuanya di karenakan mereka masih menunggu keputusan yang tetap dan mereka sadara bahwa meraka adalh makhluk yang lemah dan mempunyai berbagai kekurangan dan tanggung jawab mereka adalah menunaikan amanah yang sudah di terapkan.

Amanah itu akan datang bersama pertolongan yang Maha kuasa karena itu mereka mohon doanya doa agar bisa menjalankan amanh tersebut,dan nantinya dititipkan di pundak mereka berdua dan itu bukanlah amanah yang kecil namun sangat besar namun setiap amanah yang didatangkan bukan semata-mata karena niat untuk mengubah mereka yang miskin.

Namun mereka berdua percaya dengan dukungan dan juaga doa mereka yakin bisa menjalankan sebaaik-baiknya dan komitmen mereka berdua adalah mereka akan menjaga kebhinnekaan,mereka akan memperjuangkan persatuan di Jakarta.

Advertisements