333..33

 

Warga AS yang tewas itu merupakan seorang paramedis yang bertugas menjadi pemantau konflik Ukraina,seorang Amerika Serikat tewas akibat ledakan diwilayah Ukraina bagian timur yang masih dilanda konflik.

Ledakan terjadi di kawasan Luhansk pada hari minggu kemarin,sekjen OSCE menyebutkan ini merupakan pertama kalinya anggota patroli tewas saat ia bertugas,belum diketahui pihak bertanggung jawab atas ledakan ini,OSCE masih menyelidikinya secara menyeluruh.

Sedangkan identitas warga AS yang tewas itu belum dirilis kepublik,kendaraan yang di tumpangi para pemantau itu rusak parah akibat ledakan,ledakan itu melukai dua pemantau lainnya.

Semua pihak bertanggung jawab untukk keselamatan dan keamanan para pemantau OSCE,insiden mengerikan ini menggaris bawahi meningkatnya situasi keamanan berbahya yang dihadapi pemantau SMM setiap harinya.

Krisis kemanusiaan itu menjadi konflik Eropa paling berdarah sejak perang Yugoslavia pada tahun 1990-an,secara terpisah wakil ketua pemantau OSCE Alexander HUG menyebut ledakan itu kemungkinan besar dipicu oleh ranjau,konflik sengit antara separatis pro-Rusia dengan militer Ukraina terus berlangusung di Ukraina bagian timur.

Pernyataan dari departemen luar negeri AS menyampaikan bela sungkawa dan mengaku sangat terkejut serta sedih atas kematian warganya dan sangat mengecam seluruh aksi keji dan intimidasi terhadap para pemantau.

Para separatis di Ukraina Timur kebanyakan pro-Rusia,untuk mengizinkan OSCE melakukan penyelidikan menyeluruh transparan dan juga tepat waktu,AS mendorong Rusia untuk menggunkan pengaruhnya terhadap kelompok separatis di Ukraina Timur.

 

Advertisements