201704250314.jpg

KPU ( Komisi Pemilihan Umum ) dan Banwaslu ( Badan Pengawas Pemilu ) mengadakan rapat dengan mendengarkan pendapat perdana Komisi ll DPR periode 2017-2022 yang di adakan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta. Menurut Achmad Baidowi,  anggota Komisi ll dari fraksi Partai Persatuan Pembangunan ( PPP ), pada rapat ini nantinya akan membahas berbagai hal sebagi sarana mensukseskan pilkada 2018 yang nantinya akan diadakan serentak di seluruh indonesia.

“ Pada rapat perdana komisioner baru ini banyak yang akan dibahas nantinya, dimana pada rapat itu nantinnya akan dilakukan  pembahasan mengenai  persiapan pada pilkada serentak yang akan diadakan pada 2018 nantinya.  Secara garis besar diadakannya rapat ini sebenarnya sudah cukup bagus yang penting sekarang adalah pelaksanaanya jangan adanya kesalahan,” ujar pria yang lebih sering dipanggil dengan Awiek.

Jika dilihat kembali, tercatat di catatan Komisi ll pada pelaksanaan Pilkada 2017 masih banyak ditemukannya persoalan pad 30 daerah yang pola penanganan kasusnya tidak sama satu dengan yang lainnya. Yang menjadi pertanyaan pada kasus yang dihadapi masih sama namun kenapa harus cara penanganannya berbeda. “ Pada beberapa kasus, penyelesaian kasus itu berujung dengan pencoretan nama pasangan calon. Sedangkan pada kasus yang sama lainnya kenapa sama sekali tidak berimplikasi pada pencoretan nama pasangan calon. Seperti masih adanya permainan pada kasus seperti ini,” ujar mantan jurnalis ini.

Achmad sendiri ingin hal seperti ini tidak pernah terjadi kembali pada pilkada yang akan di adakan tahun depan ini. Selain hal ini awiek kembali mengingatkan mengenai NPHD ( naskah perjanjian hibah daerah ) juga harus di realisasikan dengan waktu yng pas agar nantinya hal ini tidak menggangu tahapan persiapan pilkada yang akan datang nantinya. “ Kami sendiri yakin pada Komisioner Banwaslu dan KPU yang baru ini nantinya dapat melaksanakan tugas tugasnya secara baik, dikhususkan dalam membuat pilkada ini sukses karena mereka memiliki banyak pengalaman dalam bidang itu,” ,ujar Awiek.

Presiden Jokowi pada 11 april 2017 lalu melantik tujuh komisoner KPU dan lima komisoner Banwaslu di Istana Negara, Jakarta Pusat.

Advertisements