rups-2017-jasa-marga

Di beritakan bahwa Hasil dari rapat umum pemengang saham (RUPS) PT Adaro energy Tbk (ADRO) memutuskan pembagian dividen sebesar US$ 101 juta atau Rp 1,3 triliun (kurs Rp 13.300). jumlah ini mencapai 30% dan total laba perusahaan saham terbesar periode 2016. Dana tersebut  bagi bagi di Dividen tersebut .

Presiden Direktur Adaro, Garibaldi Thohir mengatakan ini termasuk pembayaran dividen tunai US$ 40.30 juta dan interim sebesar US$60.7 juta. Dia mengatakan sebesar US%230,20 juta akan di gunakan sebagai laba di tahan. Sungguh besar biaya tesebut

“kondisi pasar batu bara 2016 mendukung kinerja operasi  operasi keuangan kami. Sehingga mencapai target dan mencatat target dan mencatat kemajuan yang signifikam tahun ini,”ujar boy di hotel JW Marriot Mega Kuningan, Jakarta,(26/4/2017)

Adaro akan mengubah model bisnis dan tidak hanya mengadalkan batu bara. Hal ini di lakukan untuk menjaga kestabilan perusahaan. Di samping itu juga disetujui pengunaan laba bersih tahun buku 2016 untuk keperluan perusahaan.

Dia mejelaskan bahwa , perolehan laba US$3,35 Juta digunakan sebagai dana cadangan, sesuai dengan ketentuan pasal 70 undang-undang Perseroan terbatas no 40 tahun 2007. Sungguh banyak sekali dana cadangannya.

RUPST Kali ini juga menyetujui Arini Saraswaty  Subianto sebagai komisaris perseroan  dan membuat anggota baru berikut daftar daftarnya :

Presiden DIrektur: Garibaldi Thohir

Wakil Presiden Direktur : Christian Ariano Rachmat

Direktur : Chia Ah Hoo

Direktur : M.Syah indra aman

Direktur : Julius Asian

Direktur : Siswanto Prawiroatmodjo

Semoga pengantian anggota -anggota ini dapat memajukan saham saham di Indonesia. Dan membuat saham saham Negara Indonesia semakin baju

Advertisements