fadli--

Nathan dilaporkan akibat cuitan yang di duga mengandung ujaran kebencian bahkan ancaman pembunuhan,wakil ketua DPR RI Fadli Zon melaporkan pemilik akun Twitter Nathan ke Bareskrim polri.

Wakil ketua ACTA  Ali Lubis di bareskrim mengatakan untuk melakukan laporan polisi terhadap Nathan di karenakan terkait postingan pribadi beliau di akun Twitter milik pribadinya pada hari senin pada tanggal 1/5.

Yang mana Lubis menerangkan bahwa maksud dari postingan tersebut bernada mengancam keselamatan orang-orang yang disebutkan termasuk dengan Fadli Zon.

Lubis berkata intinya Nathan ini sudah menyebarkan kebencian dan mengancam keselamtan terhadap orang-orang yang di sebutkan di dalam itu.

Lubis juga berharap agar polisi segera memanggil Nathan untuk juga di minta keterangannya terkait maksud dan tujuan dari postingan itu,sehingga ACTA meminta agar polisi segera mengusut kasus tersebut.

Alasannya karena ada kegiatan yang tidak bisa di tinggalkan oleh Fadli,menurut Lubis Fadli tidak dapat hadir,Lubis berkata malam hari Fadli sudah sempat konfirm hadir dan beliau punya niat langsung untuk melaporkan sendiri namun berhubungan ada suatu hal yang tidak bisa di tinggalkan.

Khusunya kata dia mengenai pasal 28 ayat 2 mengenai penyebaran ujaran kebencian atau permusuhan,Anggota ACTA lainnya,Agustiar memaparkan melaporkan Nathan dengan tuduhan melanggar pasal uu no 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi eletronik.

Bahkan ACTA menilai bahwa tidak ada penyeselan yang di lakukan oleh Nathan pasca memposting tulisan tersebut,dia menjabarkan pelaporan ini di lakukan karena buni Tweet Nathan yang bernada mengancam keselamatan Fadli Zon.

Agus mengatakan mereka menangkap gelagat si pelaku merasa kebal hukum dan tidak takut terhadap konsekuensi hukum perbuatannya.

Postingan tersebut berbunyi “if you know of a way to crowdfund assassins to kill fahira idris,fadli zon,fahri hamzah,rizieq sihab,buni yani,and friends lemme know”

Advertisements