223..

 

Miryam diharpakan mau buka-bukaan soal para pengancam yang membuat dirinya mencabut keterangan dalam berita acara pemeriksaan dalam sidang dugaan korupsi e-KTP,KPK langsung memeriksa Miryam Haryani usai ditangkap tim polda Metro jaya.

Febri mengatakan kepada wartawan digedung KPK mereka juga menghimbau kepada tersangka untuk buka seluas-luasnya keterangan apa saja yang di ketahui yang bersangkutan.

Miryam kemudian bersaksi memberikan keterangan yang betolak belakang dengan menyebut tidak tahu menahu soa bagi-bagi duit e-KTP,tim penyidik menurut Febri akan menelusuri pihak-pihak yang melatarbelakangi pencabutan keterangan Miryam daam sidang 23 maret.

Febri mengatakan mereka telusuti siapa dan ap saja yang jadi faktor BAP dicabut sehingga gambaran yang tuh bukan sekaar keterangan tidak benar sehingga di tingkat penyidikan seperti ini.

Akhirnya majelis haakim meminta jaksa KPK menghadirkan 3 penyidik KPK yang dikonfrontasi dengan Miryam,namun dalam berita acara pemeriksaan (BAP) Miryam memaparkan dengan detail tentang bagi-bagi uang itu.

Miryam diduga dengan pasal 22 jo pasal 35 undang-undang pemberantsana tindak pidana korupsi,namun Miryam tetap pada pendirian mencabut keteranganya dalam BAP tersebut,KPK kemudian menetapkan Miryam sebgai tersangka pemberian keterangan palsu.

Dalam kasus Miryam kpk memeriksa sejumlah saksi yakni terdakwa dugaan korupsi e-KTP Irman dan Suiharo,pengacara Elza Syarief dan pengacra Farhat Abbas,KPK kemudian menetapkan Miryam sebagai buron setelah dua kali mangkir dari panggilan penyidik pada 13 april dan 17 april.

Lokasi yang mereka geledah adalah penggeledahan ketiga adalah rumah seorang saksi di jalan lontar,lenteng agung residence dan lokasi yang keempat adalah rumah seorang saksi di jlan semen,perum pondok jaya,pondok aren tepatnya di tanggerang selatan.

Setelah itu Miryam dalam kesaksian di persidangan mengaku tidak tahu soal bagi-bagi duit e-KTP termasuk proses pembahasan anggaran di DPR dalam persidangan pada hari kamis kemarin Miryam menyebut keterangan dalam BAP di KPK dibuat atas tekanan penyidik.

 

Advertisements