pengangguran..

Itulah sebabnya saat seseorang menjadi pengangguran maka merkea jadi rentan terkena stres hingga depresi sebab mereka tidak memiliki hal yang dibanggakan atau tidak ada keamanan finansial yang bsia menjadi jamin hidup,memiliki pekerjaan baik itu menjadi pekerja kantoran atau memiliki bisnis sendiri adalah kebanggaan bagi masing-masing individu.

Sebuah penelitian mengejutkan yag dilansir dari beberapa medsos menyebutkan bahwa mereka yang pengangguran mudah untuk terserang peyakit erangan jantung,dan terbukti bahay dari tidak memiliki pekerjaan tidak berhenti di situ saja.

Disisi lain saat kamu kehilangan pekerjaan atau tidak memiliki pekerjaan maka hal ini dikaitkan dengan peningkatan risiko depresi gangguan kesehatan mental dan bahkan muncul keinginan untuk bunuh diri,memiliki pekerjaan mampu meningkatkan status kesejahteraan dan penampilan seseorang ini adalah salah satu penelitian dari Copenhagen University Hospital,denmark yang memimpin penelitian ini.

Setelah dilakukan follow up selama 1.005 hari,sekitar 31% pasien ini meninggaal akibat gagal jantung dan kesemuannya adalah para pengangguran,dari 21.455 pasien rawat inap karena penyakit jantung 141.880 dari mereka adalah pekerja muda.

kesimpulan dari seorang penelitian adalah dengan demikian hal ini semakin menunjukkan bahwa mereka yang pengangguran buth perhatian dan rehabilitasi yang serius agar tidak mengalami gangguan kesehatan yang fatal,setelah di sesuaikan dengan usia,jenis kelamin,tingkat pendidikan dan komorbiditas,pasien gagal jantung yang menganggur memilii peningkatan risiko kematian sebesar 50%

Golongan darah juga sangat di pengaruhi untuk terkena serangan jantung,sehingga golongan darah bisa berfungsi untuk mendeteksi sifat setiap orang hingga mempredikisi kemungkinan penyakit yang akan datang di kemudian hari termasuk penyakit jantung.

Belanda menemukan bahwa mereka yang bergolongan darah non golongan darah O memiliki risiko tinggi untuk terkena penyakit kardiovaskular ini,menurut penelitian yang dilakukan di University Medicial Center Groningen.

Golongan darah a,b atau ab beisiko 9% lebih tinggi untuk menderita serangan jantung dan kematian karena penyakit kardiovaskular,penelitian seperti yang dilansir dari beberap medsos yang lainnya.

Selanjutnya mereka yang bergolongan darah non O juga memiliki galectin 3 atau ayng biasa disebut protein yang berkaitan dengan inflamasi dalam tubuh lebih banyak hal inilah yang kemudian meningaktkan resiko penyakit jantung terutama inark miokard.

Advertisements