099084300_1468218236-20160711-PNS-DKI-Jakarta-YR5.jpg

Sudah tiga hari lamanya Basuki Tjahja Purnama  atau yang lebih dikenal dengan Ahok di tetapkan sebagai tersangkan dan harus mendekam dibalik hotel prodeo. Ahok sendiri dibawa ke Mako Brimob Kelapa Dua Depok atas kasis penistaan agama yang dituduhkan padanyac. Dengan adanya hal ini dengan otomatis Djarot Syaiful Hidayat yang merupakan wakil dari Ahok menjabat sebagai Plt Gubernur DKI Jakarta.

Menurut data Komarukmi Sulistyawati, Kepala Bidang Pengendalian Pegawai BKD DKI Jakarta pada saat ini sudah ada 2.963 PNS di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang membolos kerjaannya pada tiga hari belakangan ini. Dimana kita ketahui pada hari jumat lalu merupakan hari kerja yang diapait oleh dua hari libur yakni hari libur nasional dan sabtu – minggu.

“ Yang belum mengklarifikasi  ada sekitar 2.963 ini yang belum hadir dari 71.210 dari seluruh PNS yang ada di DKI Jakarta. Dan yang 8.963 ini yang menjadi pertanyaan karena kertidak hadiran mereka belum ada memiliki keterangan apapun,” ujar Sulistyawati saat dirinya di temui di Balai Kota. Dirinya mengungkapakan semua data ini akan diklarifikasi saat para PNS ini masuk kerja kembali. Karena tidak menutup kemungkinan ada PNS yang saat ini pergi keluar kota maka oleh karena itu kita harus mereka kembali masuk kerja dulu.

“ Mereka bisa saja sedang berada diluar kota atau sedang bertugas diluar ruangan setengah hari,” jelas Sulis. Sulistyawati sendiri menjelaskan bahwa system pengawasan pada Pemprov  DKI Jakarta sudah cukup baik dan sangat ketat. Pada setiap PNS yang datang terlambat saat berangkat dan pulang kerja akan di akumulasi waktu kerjanya, jika nantinya mencapai lima hari kerja atau 5 x 7.5 jam kerja mereka akan mendapat teguran secara lisan dan tidak mendapatkan TKD ( Tunjangan Kerja Daerah ).

Kalau sudah 46 hari lebih ( Akumulasi keterlambatan dan ketidak hadiran ) maka nantinya akan ada sanksi yang diberikan seperti di berhentikan, dimana nantinya tetap ada prosedur yang dilalui seperti panggilan pertama, kedua dan seterusnya. Dilain tempat Djarot di temui berujar aka nada sangsi tegas yang di berikan bagi para PNS yang tidak masuk kerja hari jumat lalu.

Advertisements