0505

 

Sepelekan dibalik jeruji Ahk lebih sering mengisi kegiatan dengan cara membaca buku dengan beralasakan tikas saja,ditahan di Mako Brimob kelapa dua Depok Ahok menempati sel seperti tahanan lain dan beralaskan tikar.

Rolas mengatakan banyak kegiatan menerima tamu dan juga membaca – baca buku,namun beliau tidak tahu persis buku-buku apa saja yang dibaca Ahok.

Mulai dari kegiatan yang dilakukan soal tulisan,olahraga dan bisnis Ahok mengaku lebih senang berbisnis,teguh mengatakan sudah bertemu dan beliau sehat semangat dan ceria aktivitasnya membaca Alkitab,mengingat Tuhan ,olahraga dan menulis,kuasa hukum lainnya Teguh Samudera mengatakan Ahok banyak bercerita saat ditemui.

Beliau menceritakan soal bagaimana kedepan bisnis yang baik,saat bercerita kata Teguh kliennya itu terlihat bersemangat dan menggebu-gebu bahkan ketika bicara soal bisnis Ahok sangat menggebu.

Ditanya soal syahwat politik Ahok mengaku sudah tidak minat beliau mengatakan lebih seru menjadi pebisnis sudah tidak berminat di bagian politk,soal bisnis apa yang akan dilakoninya nanti Ahok berminat dibisnis perminyakan.

Djarot mengaku sudah dua kali bertemu Ahok di dalam penjara dalam pertemuan itu Ahok mengaku ikhlas menjalankan harinya dibalk jeruji besi,Ahok pun sempat mencurahkan perasaannya saat ii kepada mantan patner di DKI Djarot Saiful Hidayat.

Djarot mengatakan beliau akan terima ini hadapi ini dengan tegar dengan tetap teguh menempuh jalur hukum,apa yang beliau lakukan ini semua ikhlas dan jangan ada benci pada siapa pun beliau ikhlas untuk menlajalani ini untuk memberikan pencerahan kepada seluruh warga.

Kinerja dan program-program positif yang telah dijalankan dan bermanfaat seolah tidak ada harganya,karena itu Djarot tidak terima Ahok diperlakukan seperti saat ini dan menurutnya itu tidak manusiawi.

Dia tidak pernah melihat televisi dan juga tidak berkomunikasi lewat ponsel,selama sepekan di dalam Ahok pun tidak pernah memantau Berita,tidak ada ponsel tidak ada juga televisi jadi beliau tidak tahu berita-berita.

Advertisements