Tjahjo Kumolo  sebagai Menteri Dalam Negeri mengatakan, Gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengajukan pengunduran diri sehari setelah mencabut memori banding. Di karenakan ada beberapa hal yang membuat dirinya mengundurkan diri

Surat pengunduran diri itu dikirimkan kepada Presiden RI Joko Widodo.Dengan pengajuan pengunduran diri ini, Ahok akan segera diberhentikan secara tetap dari jabatan Gubernur DKI Jakarta.dikarenakan itu permintaan dari pihak ahok sendiri

Maka dengan ini Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat otomatis akan diangkat sebagai gubernur definitif.di karenakan ahok sudah mengundurkan diri sebagai bapak gubernur DKI Jakarta .

Sementara, untuk posisi wakil gubernur DKI Jakarta tak akan diisi karena masa jabatan akan berakhir pada Oktober mendatang.jadi Djarot akan memutuskan bagaimana nanti selanjutnya nanti.

“Posisi wakil gubernur tidak diisi karena sisa waktu (masa jabatan) kurang dari 18 bulan,” kata Tjahjo, melalui pesan singkatnya,pada hari  Rabu tanggal 24/5/2017.

Saat ini, kata Tjahjo, Kemendagri masih menunggu persyaratan administratif lainnya yakni surat pencabutan memori banding Ahok dari Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta.

Keterangan tersebut diperlukan untuk memastikan bahwa Ahok telah mencabut memori banding atas putusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara yang memvonisnya dua tahun penjara, karena terbukti menista agama.

“Secara administratif, menunggu surat dari PT DKI yang membenarkan pencabutan bandingnya,” ujar politisi senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) tersebut.

Negara kita sudah kehilangan seseorang gubernur yang mmebuat korupsi semakin hilang. Dan agama di buat untuk di jadikan bahan politik. Sekarang kita hanya bisa berharap  seoga keadilan sesungguhnya akan datang untuk Negara kita.

Advertisements