kpk

Anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah dua ruangan di Gedung Kementerian Desa, Pembangungan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), serta dua ruangan di Gedung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Untuk mencari barang bukti yang di kaitkan dengan kasus korupsi di ruangan  gedung kementerian desa.
Penggeledahan sejak hari Minggu tanggal 28/5/2017  tersebut pasca dilakukannya operasi tangkap tangan terhadap Sekretaris Jenderal Kementerian Desa Sugito, dan Auditor Utama BPK Rochmadi Saptogiri. Saat di periksa mereka mengaku menyimpan uang uang tersebut.

Febri Dianyah  mengatakan “Dua ruang kerja tersangka RS dan ALS di Kantor BPK, dan dua ruang kerja SUG dan JBP di Kantor Kemendes di Kalibata, Jakarta,” ujar Juru Bicara KPK Febri Dianyah di Gedung KPK Jakarta,pada hari  Senin  tanggal 29/5/2017.

Dalam penggeledahan tersebut, penyidik KPK menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik. Selain itu, dalam penggeledahan di kantor Kemendes, penyidik menyita uang ratusan juta rupiah.dan beberapa barang bukti lainnya.

Febri  mengatakan bahwa “Penyidik akan meneliti, mengkaji dan mempelajari hasil geledah untuk memperkuat bukti,” ujarnya

Dalam kasus ini, KPK menetapkan empat tersangka dalam kasus dugaan suap terkait opini wajar tanpa pengecualian (WTP) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT). Penetapan dilakukan setelah petugas KPK melakukan operasi tangkap tangan.

Keempatnya yakni Inspektur Jenderal Kemendes Sugito, pejabat Eselon III Kemendes Jarot Budi Prabowo, pejabat Eselon I Badan Pemeriksa Keuangan Rachmadi Saptogiri, dan Auditor BPK Ali Sadli.dan beserta bukti bukti yang ditemukan oleh KPK, maka  4 tersangka  tersebut akan di proseskan di kantor polisi untuk di penjarakan.berserta barang bukti berupa dokumen,barang bukti elektronik dan uang ratusan juta rupiah.

Advertisements