par

 

Rapat paripurna mengagendakan pengumunan pengunduran Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahja Purnama dan mengangkat pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat sebagai penggantinya secara definitif,rapat paripurna istimewa DPRD DKI Jakarta yang semula dijadwalkan digelar hari ini pada hari selasa namun di undur menjadi hari Rabu.

Pengunduran jadwal paripurna karena agenda rapat belum dibahs dalam Badan Musyawarah,wakil ketua dewan perwakilan Rakyat Daerah Muhammad Taufik mengatakan seperti itu.

Taufik mengatakan seharusnya penjadwalan rapat paripurna melalui mekanisme rapat pendahuluan seperti Bamus,penjadwalan paripurna harus lewat Bamus.

Hal itu dilakukan menyusul adanya surat pengunduran diri dari mantan Bupati Belitung Timur itu yang di tandatangani pada tanggal 23 Mei yang lalu,sebelumnya wakil ketus DPRD M Taufik mengatakan dalam waktu dekat akan mengumunkan secara resmi pengunduran diri Basuki Tjahja Purnama sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Setelah itu DPRD DKI bakal mengajukan pelaksan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat untuk diangkat sebagai gubernur definitif,rencananya pengumuman tersebut bakal dilakukan saat sidang paripurna pada hari ini tanggal 30 Mei.

Meskipun demikian surat tersebut pun ditandatangani pada tanggal 23 Mei 2017 kemarin,terdakwa kasus penistaan agama ,Basuki T Purnama atau yang biasa di panggil Ahok telah mengirimkan surat permohonan pengunduran diri sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Sumarsono mengatakan gaji pensiunan yang bakal diterima Ahok tidak besar jumlahnya tidak lebih dari 10 juta setiap bulannya,sebab contoh dari pemberhentian tidak terhormat yakni OTT atas kasus korupsi,pengunduran diri yang dilakukan Ahok merupakan perbuatan masuk dalam kategori pemberhentian.

Advertisements