Pihak kepolisian mengimbau agar pemudik arus balik Lebaran berhati-hati seandainya melewati jalan tol fungsional atau yang disebut jalur darurat.karena kemungkina besar disana terjadi kecelakan besar disana

Jalur darurat dibuka untuk membantu arus balik dari arah timur Jawa.dan di haraoakan tidak membawa kencang dan kebut kebutan saat pulang agar tidak terjadi banyak kecelakaan

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, imbauan ini disampaikan mengingat kondisi jalur darurat yang belum memadai.dan jalan tersebut belum seutuhnya selesai

Setyo melanjutkan, diharapkan pengendara arus balik tidak mengendari kendaraan di jalan darurat melebihi kecepatan 40 kilometer perjam. Karena itu bisa jadi kecelakaan maut yang tidak dapat di hindarkan lagi

Sebab, kondisi jalan rawan terjadi kecelakaan kalau mengemudikan dengan kecepatan tinggi.

Setyo mengatakan “Kemudian diharapkan untuk tidak saling menyalip, tidak boleh ada yang menyalip karena kalau menyalip akan keluar dari badan jalan. Dan lebar jalan juga (hanya) tujuh meter, kalau saling menyalip dikhawatirkan akan out of control dan mengakibatkan kecelakaan,” ujarnya

Jalur darurat telah dipakai untuk arus mudik. Dari pantauan udara, kata Setyo, lalu lintas akan berjalan lancar kalau pengguna jalannya tertib. Dan mudah mudahan apa yang di nasihat setyo di dengar pengemudi

“Kalau semua jalan sesuai dengan aturan bakal lancar,” ujar Setyo.

Seperti diketahui, tambahan ruas jalan tol darurat untuk mudik tahun ini total sepanjang 402 kilometer.

Rinciannya 110 kilometer dari Brebes Timur hingga Grinsing atau Weleri, kemudian 227 kilometer dari Semarang hingga Surabaya dan 65 kilometer jalan tol di Sumatera.jadi setyo hanya ingin menjelaskan bawah saat arus balik jagan sampai terjadi kecelakaan karenam menbuat perjalan menjadi lama.

Advertisements