Hasi dari anggota Polisi telah memeriksa alamat yang diduga sebagai tempat tinggal pelaku penikaman polisi di Masjid Falatehan, Jakarta Selatan.dan beberapa petunjuk dari hasil penyelidikan

Diduga, pelaku menggunakan alamat palsu di dalam KTP yang ditemukan di lokasi kejadian. Di KTP itu tertera nama Mulyadi (28) dengan alamat Kelurahan Suka Resmi, Kecamatan Cikarang Selatan, Bekasi.namun data tersebut ternyata palsu dikarenakan sudah menyelediki sekitr tersebut.

Asep menjelaskan, di lokasi kepolisian menemukan dua warga yang bernama Mulyadi. Namun, keduanya dipastikan bukan pelaku penikaman polisi tersebut.karena mereka berbeda tempat dan data datanya berbeda.

Atas dasar itu, Asep menduga pelaku menggunakan alamat palsu dalam KTP-nya.dan data datanya tidak sesuai di dalam data data kepolisian

Insiden penusukan dua orang polisi semalam hanya berjarak 200 meter dari Markas Besar Polri.dan itu merupakan penghinaan bagi polisi karena menyerang di sekitar markas besar porli

Yang mejadi Korban serangan itu adalah anggota Resimen 1 Gegana AKP Dede Suhatmi dan anggota Resimen 3 Pelopor Briptu M Syaiful Bakhtiar.

Keduanya ditusuk menggunakan sebilah sangkur merek Cobra di pipi kanan. Sebelum menusuk, pelaku juga ikut shalat di masjid itu. Dan saat itu juga gugur di tempat

Saat menyerang, ia juga meneriakkan takbir sambil mengibaskan sangkurnya. Anggota polisi yang terluka sempat dibawa ke Rumah Sakit Pusat Pertamina, sebelum dipindah ke RS Polri Kramat Jati.di karenakan mendapati luka serius

Polisi juga menemukan sebuah tas yang diduga milik korban yang lalu diledakkan di depan masjid sekitar pukul 23.42 WIB oleh tim Gegana. Namun tak sempat di ledakan oleh para pelaku teroris.

Advertisements