Pasangan terpilih Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dikala masa kampanye pasangan ini selalu meyerukan akan membatalkan proyek reklamasi pada Teluk Jakarta. Seiring berjalanya waktu adanya usulan untuk kembali memanfaatkan pulau yang saat ini sudah terlanjur dibangun ini digunakan untuk membangunnya sebagai tempat hiburan.

“ Adanya usul agar pada salah satu pulau buatan yang sudah terlanjur dibangun ini dapat dibangun atau dimanfaatkan kembali sebagai salah satu tempat hiburan malam di Ibukota Jakarta,” ujar Tim Kerja Wisata dan Budaya Anies – Sandi, Henry K Rudin. Disini Henry mencontokan, pada berbagai Negara pusat hiburan berada jauh dari pemukiman warga sekitar. Dengan jauhnya tempat hiburan dari tempat pemukiman otomatis hal ini tidak akan mengganggu aktivitas warga sekitanya.

“ Sebagai contohnya Negara adidaya Dubai, Singapura dan Thailand, mereka bisa memberikan sebuah tempat hiburan di Negara mereka dengan catatan tempat hiburan malam ini berada jauh dari pemukiman warga. Jadi khusus untuk hiburan malamnya akan berada jauh dari tempat tinggal,” ujarnya. Namun Henry masih menitik beratkan bahwa tempat hiburan yang nantinya akan dibangun ini sekiranya harus bebas dari narkoba dan tempat prostitusi.

Henry juga menambahkan bahwa nantinya Pemprov DKI nantinya akan menindak tegas jika ada yang berani membuka tempat hiburan malam yang menyalahi aturan yang berlaku dan dibuat. “ Tidak akan diberikan perpanjangan izin tempat usaha hiburan malam jika nantinya terbukti dijadikan sebagai tempat prostisusi dan peredaran narkoba,” ujar Henry.

Dilain tempat, wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengaku akan kembali mempelajari usulan yang diberikan ini. Namun yang jelas, pulau reklamasi yang sudah terlanjur dibangun ini akan dimanfaatkan sebagai sarana Sport city sesuai dengan usulan dari teman teman Ok sport.

“ Nantinya akan kita tamping masukan masukan dari masyarakat dimana prioritas kita untuk itu adalah untuk melakukan kajian pada lingkungan hidup. Ada juga masukan dari kawan kawan bagaimana kalau wisata yang berbasis pada night life atau hiburan malam di pulau yang sudah siap di reklamasi itu. Nantinya setelah sesuai dengan apa yang menjadi tujuan utama kita, maka akan kira koordinasikan kembali pada pemangku kepentingan  lain, bagaimana kita fokuskan  dari pemanfaatan pulau tersebut sebegaimana kepentingan dari masyarakat,” ujar Uno.

Advertisements