Laporan penemuan itu diterima sekitar pukul 07.41 WIB,sebuah benda yang mencurigakan ditemukan dipinggir jalur Transjakarta koridor 6 sebelum Halte Patra kunigan arah dukuh Jakarta atau tepatnya di depan kedutaan Besar Polandia.

Untuk sementara halte Transjakarta Patra dan Depkes menuju arah Dukuh tidak bisa melakukan pelayanan,akibat adanya penemuan benda mencurigakan itu jalur cepat dan Transjakarta ditutup kepolisian.

Tasnya warna hitam depan kedubes Polandia,sementara itu kepolisian juga memastikan bahwa barang mencurigakan tersebut berupa tas yang berwarna hitam itu.

Pemiliknya bernama Dadan Rustandi alias Daseng,polisi sebelumnya sedang memeriksa ponsel dan flashdisk yang ada dalam tas,kurang dari 24 jam identitas pemilik tas mencurigakan yang menghebohkan warga Depok kemarin.

Penyidik pun kelokasi dan bertemu dengan Idam Suparman bapaka tiri Daseng,dari percakapan itu diketahui alamat rumah orang tua Daseng di Kampung Pemagarsari Parung Bogor.

Daseng mengaku lupa sampai akhirnya pulang ke Parung tanpa membawa tas,dia sempat membeli minum disekitar lokasi peninggalan tas,sementara pemilik tas mengaku tidak sengaja meninggalkan tas itu.

Selain berisi pakaian tas juga berisi ponsel flashdisk dan dua lembar catatan tangan,polisi telah mengetahui isi tas mencurigakan yang diduga sengaja diletakkan didepan pintu ITC Depok.

Satuan Reserse dan kriminal polresta Depok sedang memeriksa isi ponsel dan flashdisk dari tas tersebut,Kasubag Humas Polresta Depo AKP Rahmaningtyas mengatakan seluruh isi tas kini sudah diamankan dikantornya.

Pasalnya tas itu membuat gempar warga yang semoat menduga isinya adalah benda berbahaya,pemeriksaan ponsel dan barang lainnya itu untuk mengetahui siapa pemilik dua tas mencurigakan tersebut.

Tujuannya agar bisa mengetahui siapa yang terekam dan meletakkan tas itu,selain itu pihaknya juga memeriksa CCTV yang ada di ITC Depok .

Advertisements