Perlintasam kereta api harusnya selalu bersih dari kegiatan lalu lalang warga agar mengurangi dampak dari kecelakaan akibat kereta api. PT KAI ( Kereta Api Indonesia ) Daerah Operasi ( Daop ) 5 Purwokerto melakukan tutup paksa oada enam perlintasan pintu liar di wilayah Banyumas. Menurut Ixfan, Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, lima perlintasan kereta api ini sudah di tutupyang ke beradaaanya di daerah Cilacap. Sementara satu lagi berada di Kabupaten Banyumas dan akan segera di eksekusi pada 14 juli nanti.

“ Terdapat lima buah perlintasan liar yang berada di daerah Cilacap yang sudah dilakukan penutupan yakni pada Km 352+9/0 antara Sidareja – Gandrumangun, Km 347+0/1, antara Sidareja – Gandrumangun, Km 362+0/1 antara Gandrumangun – Kuwanganten, Km 337+6/7 antara Meluwung – Cipari telah ditutup sejak tanggal 6 juli 2017, Km 338+2/3 antara Meluwung  – Cipari,” ujarnya. Ixfan sendiri mengaku penutupan perlintasan liar ini dilakukan  pada juni hingga awal juli ini.

Tim Regu jalan rel dan jembatan wilayah quality control 5B yang meliputi  wilayah Kroya sampai dengan Langen, melakukan eksekusi penutupan JPL ( Jalan  Perlintasan ) tanpa palang pintu di Km 415+3/4 antara Stasiun Sumpiuh – Stasiun Tambak, Kabupaten Banyumas. “ Penutupan JPL ini merupak ke enam kalimnya kami lakukan. Penutupan berikutnya rencananya akan dilakukan pada perlintasan kereta di Km 382+9/2 antara Jeruklegi – Lebeng  pada 14 juli mendatang,” ujarnya.

Diisini Ixfan memberitahukan bahwa sebelumnya pihak dari PT KAI sudah memberikan surat pemberitahuan kepada pihak RT/RW pada lokasi tersebut. surat itu juga merupakan salah satu upaya memberikan pendidikan pada warga tentang keselamtan transportasi dari PT KAI. Menurut Ixfan pada penutupan jalur perlintasan ini nantinya para petugas akan didampingi personel polisi dan TNI serta Ketua RT atau RW setempat. Dirinya juga mengklaim bahwa dari pihak ketua RW dan RT setempat juga memberikan dukungan untuk penutupan JPL liar tersebut.

“ Dengan adanya pentutupan JPL Liar ini diharapakan akan dapat mengurangi korban dari kelalain berlalu lintas,” ujarnya. Tindakan penutupan ini juga merupakan salah satu upaya membantu pemerintah dalam memenuhi UU 23 tahun 2007 tentang perkeretaapian tentang keselamatan perjalanan kereta api.

Advertisements