Terdengar kabar bahwa Koran Sindo melakukan PHK ( Pemutusan Hubungan Kerja ) secara besar besaran. Namun hal ini mendapatkan bantahan dari Sururi Alfaruq selaku Direktur Utama PT Media Nusantara ( MNI ) Penerbit dari Koran Sindo, menurutnya pihak mereka bukan melakukan pemutusan hubungan kerja melainkan merubah strategi bisnis dari Koran daerah menjadi Koran nasional.

Dengan adanya perubahan ini dampak yang harus diterima adalah sejumlah karyawan akan dipertahankan sedangkan yang lainnya akan dilakukan mutasi kerja ke Jakarta untuk memperkuat koram dan berita online untuk sisa yang lainya akan disalurkan ke unit unit usaha lain di MNC Group. “ Kita tidak dapat membenarkan adanya berita pemutusan hubungan kerja secara besar besaran. Karena pada saat ini manajemen MNI dan MNIG telah melakukan penyaluran karyawan ke unit usaha lain yang saat ini berada dinaungan dari MNC Group,” ujarnya.

Untuk karyawan yang tidak dimutasi atau tidak disalurkan ke unit lain telah dilakukan perundingan secara berkala dan intensif dengan manajemen untuk menemukan solusi yang baik dari ketentuan yang berlaku. “ Pada saat ini pihak manajemen juga sedang mengembangkan upaya lain dengan mencarikan investor dalam bentuk franchise. Sedangkan untuk karyawan Koran Sindo Makasar dan Sumsel sementara ini masih eksis dan karyawannya masih beraktivitas seperti biasa. Namun tidak menutup kemungkinan Koran Sindo Makassar dan Sumsel juga berpeluang sama, pada waktu dekat ini akan diberitahukan keputusan akhirnnya seperti apa,” ujarnya.

Adanya arahan dari Kemenaker ( Kementrian Tenaga Kerjaan Republik Indonesia ) yang saat ini menjadi komitmen bagi pihak dari manajemen untuk menyelesaikan masalah dari mutasi karyawan ini secara bipartite hingga akhir juli 2017. Pertemuan antara manajemen PT MNI dan PT MNIG dengan pekerja dan perwakilannnya yang difasilitasi Kemenaker RI di Kantor Kemenaker Jakarta yang menghasilkan beberapa kesepakatan sebagai berikut ;

 

  1. Pihak manajemen dari MNI dan MNIG maupun pekerja dan dan kuasa hukumnya ( Federasi Pekerja Media Independen, LBH Pers, AJI ) sedianya melakukan musyawarah mufakat sampai 31 juli 2017.

 

  1. Pihak manajemen akan memanggil para pekerja dan kuasa hukumnya untuk melakukan perundingan. Selanjutnya laporan dari hasil perundingan akan disampaikan kepada Kemenaker.

 

Hingga saat ini dari pihak MNC Group memiliki total karyawan sebesar 37.000 orang, dimana setiap tahunya jumlah ini terus meningkat seiring bertambahnya unit bisnis pada group ini.

Advertisements