Menanggapi hal tersbut juru bicara KPK Febri Diansyah mengungkapkan pendapat KPK gagal dalam mencegah korupsi itu tuda sesuai dengan data dan kinerja KPK selama ini,dalam rapat dengar pendapat panitia khusus angket pemberantasan korupsi ahli hukum pidana prof Romli Atmasasmita menilai telah gagal melakukan pencegahan korupsi.

Mantan aktivis Indonesia corruption watch itu mencontohkan salah satu kasus korupsi yang berhasil dicegah oleh KPK,menurutnya sudah ada pencegahan korupsi yang dilakukan oleh penyidik KPK dan itu berhasil.

Beliau mengungkapkan ketika mereka bekerja sama dengan pihak dirjen pajak dan kementerian ESDM dan banyak kemeneterian lain,upaya pencegahan yang dilakukan oleh KPK di sektor sumber daya alam disektor migas yang sampai bisa menyelamatkan kerugian keuangan atau potensi keuangan negara triliun rupiah dan juga disetor tambang misalnya.

Dia juga menambahkan saat ini juga tingkat kesadaran para pegawai negeri sipil untuk melaporkan tindak gratifikasi langsung ke KPK,selain itu sebenarnya kata Febri KPK juga telah melakukan pencegahan korupsi unutk pengelolaan haji namun itu tidak ditindak lanjuti oleh pemerintah yang bersangkutan.

Jadi jika memang perlu hati-hati membaca data-data yang ada agar tidak terjadi kesimpulan-kesimpulan yang keliru,para pegawai negeri dan penyelenggara negara lebih banyak melaporkan gratifikasi dari tahun ke tahun itu artinya mereka lebih paham dengan gratifikasi dan lebih sadar untuk melaporkan ke KPK.

Bahkan Romli mengatakan semua usaha pencegahan tindak pidana korupsi dari KPK itu hanya sebuah seremonial,sebelumnya di rapat dengan pendapat pansus angke KPK Romli menilai KPK gagal dalam mencegah tindak pidana korupsi.

Romli mengatakn intinya beliau melihat KPK lebih mementingkan penindakan dari pada pencegahansemua yang pencegahan itu hanya seremonial.]

Advertisements