Pasar tradisional jika kita ambil secara awam merupakan pasar yang kumuh dan penuh dengan sampah dimana mana. Namun hal ini akan berbeda jika kita berada di Pasar Tradisional  di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, dimana pasar di Banyuwangi ini nantinya akan diproyeksikan sebagai tempat pariwisata juga. Dimana pemerintah kota ingin merubah kesan dari pasar tradisional yang biasanya kumuh akan dipercantik dengan menata para pedagang agar nantinya mereka tidak ada lagi yang berdagang dibahu jalan, perbaikan pada fentilasi, drainase hingga pagar pembatas nantinya akan dipenuhi dengan bunga juga.

I Ketut Kencana Nira, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kabupaten Banyuwangi menjelaskan nantinya masyarakat bisa melihat secara bertahap hasilnya pada tahun 2018. Saat ini pihaknya memegang moto Santri ( Sehat, aman, nyaman, tertib dan rapi ) untuk menata kembali pasar tradisional yang ada saat ini. Tercatat bahwa saat ini di Kabupaten Banyuwangi memiliki 21 pasar tradisional, 9 diantarnya merupakan pasar kelas satu dan sisanya merupakan pasar kecil untuk kelas dua dan tiga.

PASAR TRADISIONAL BANYUWANGI AKAN MENDAPAT WAJAH BARU1
PASAR TRADISIONAL BANYUWANGI AKAN MENDAPAT WAJAH BARU

“ Kami akan kembali mengatasi becek yang selama ini menjadi momok dari pasar tradisional, sedangkan untuk kebersihan sudah kami ciptakan dan berhasil sampai saat ini. Yang menjadi target kami saat ini adalah pasar induknya dulu seperti Blambangan. Saat ini pasarn ini sedang dalam tahap perbaikan atap agar tidak bocor. Nanti akan bisa kita lihat bersama hasilnya pada 2018,” ujar Kencana.

Saat ini yang menjadi target pemerintah adalah berkembangnya pasar tradisional menjadi tempat yang mendukung pariwisata. Dilain pihak Kepala Dinas PU Bina Marga Cipta Karya, Mujiono menambahkan akan adanya permintaan penambahan  anggaran pada tahun ini untuk kembali mengoptimalkan wajah wajah dari pasar tradisional agar nantinya bisa lebih tertib bersih dan rapi.

“ Nantinya bagian depan dari Pasar Banyuwangi akan disamakan dengan yang lainnya. Dengan tampilan yang sama akan memberi kesan lebih luas jika dilihat dari sisi selatan dan utara akan lebih rapi. Untuk pasar di Wongsorejo, nantinya disana akan dijadikan tempat start International Tour de Banyuwangi Ijen ( ITDBI ),” ujar Mujiono

Advertisements