Perombakan isu Jokowi-JK ‘Kabinet Kerja’ kembali dilakukan. Banyak jajaran menteri yang akan dibongkar dalam perombakan kabinet kali ini. Misalnya, Menteri Keuangan, Sri Mulyani akan diplot untuk menggantikan Darmin Nasution sebagai Menteri Koordinator Perekonomian.

Selain itu, Ignasius Jonan mungkin pindah ke Menteri BUMN untuk menggantikan Rini Soemarno. Dan jabatan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral akan dikembalikan oleh Arcandra Tahar. Namun spekulasi yang baru beredar di beberapa media ditolak oleh Presiden Joko Widodo.

“Tidak ada reshuffle, tidak ada hari ini, minggu ini tidak ada,” kata Presiden Jokowi usai meninjau Perumahan Pesona Hill, di Batuampar, Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (13/7) seperti dikutip dari Setkab.go.id. Saat ditekan oleh awak media, apakah perombakan akan dilakukan tahun ini, Presiden Jokowi mengaku belum tahu.

“Saya sudah bilang hari ini tidak ada reshuffle, minggu ini tidak ada perombakan,” katanya. Sebelumnya, Kepala Staf Presiden, Teten Masduki mengatakan bahwa semua menteri dan pejabat negara lainnya harus siap untuk dirombak atau diganti kapan saja.

“Semua menteri harus siap (direproduksi) kapan saja,” kata Masduki, setelah menghadiri rapat koordinasi kekurangan gizi di sini, pada hari Rabu. Masduki menyampaikan tanggapannya menanggapi desas-desus di media tentang perombakan kabinet keempat dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini.

“Saya tidak tahu tentang hal itu, dan sejauh ini, tidak ada pembahasan mengenai rumusan reshuffle. Masalahnya adalah presiden benar,” katanya.

Selain menekankan bahwa semua menteri harus selalu siap melakukan perombakan, Masduki juga menjelaskan tentang fokus percepatan pembangunan berdasarkan arahan Jokowi, yang mencakup peningkatan kinerja pemerintah dan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas di tengah kemerosotan global.

“Saya tidak tahu kapan perombakan akan dilakukan, tapi yang saya tahu adalah bahwa presiden terus mendorong menteri-menterinya untuk tampil lebih baik. Mengenai kinerja, sangat dinamis karena masyarakat memiliki harapan yang tinggi. Apalagi, Indonesia memiliki banyak masalah. Ketika satu masalah ditangani di sini, yang lain muncul di sana, “kata kepala staf kepresidenan.

Karena itu, Masduki mengungkapkan bahwa rumor reshuffle tidak mengganggu kinerja pemerintah. Terlepas dari pemikiran kapan perombakan akan dilakukan, menteri kabinet harus memilih untuk fokus melaksanakan tugas masing-masing untuk mengembangkan kemakmuran bangsa.

“Tidak, para menteri tidak memikirkannya (reshuffle),” katanya. Wakil Presiden Jusuf Kalla juga diminta memberikan konfirmasi mengenai masalah perombakan keempat tersebut, namun dia menolak berkomentar.

Advertisements