Lebih dari 10.000 peserta berpartisipasi dalam acara yang dibuka oleh kapolri Jederal Tito Karnavian di Monas,kepolisian republik Indonesia menggelar lomba lari bertema Bhayangkara Run 2017 dalam rangka HUT Bhayangkara ke- 71.

Tidak hanya kategori umum Bhayangkara Run ini juga diikuti 71 peserta difabel yang merupakan asuhan dari yayasan Bahayangkari,untuk kategori ini istri Tito,Sri yang mengangkat bendera start,lomba lari ini terbagi dalam tiga kategori jarak kategori 3 km,kateori 5 km, dan kategori 10 km.

Tampak mereka menikmati kegiatan lomba lari yang digelar korps Bhayangkara tersebut,para difabel tersebut memeriahkan Bhayangkara Run mengenakan kursi roda.

Tito mengatakan lomba lari ini digelar dalam rangka memeriahkan Hut Bhayangkara ke -71 kegiatan ini kata Tito diinisiasi oleh yayasan bhayangkari,sementara itu unutk kategori pleton serasi ada 50 tim dari kesatuan polri yang ada di Indonesia.

Tidak hanya itu kegiatan ini juga dalam rangka menciptakan hubungan yang baik antara Polri dan masyarakat,Tito menyatakan tujuan utama kegiatan ini untuk mnduung pola hidup yang sehat bagi masyarakat.

Mengingat lanjut Tito kegiatan lari pagi ini diikuti oleh 10 ribu peserta dari sejumlah daerah di tanah air,selain itu mantan kapolda Metro Jaya menekannkan bahwa digelarnya acara ini untuk menunjukkan bahwa Jakarta aman dalam menggelar acara.

Sejumlah anggota Polri secara beregu berlari sejauh 3 kilometer sembari menampilkan kekompakannya,sampai berita ini dibuat lomba lari ini masih berlangsung dengan kategori pleton serasi,ketiga ingin menunjukkan image Jakarta dan Indonesia aman karena ada 10 ribu peserta yang mengikut acara ini.

Tujuan utama Tito adalah untuk mendukung pola hidup sehat dan yang kedua adalah untuk menciptakan hubungan yang baik antara polri dan masyarakat,untuk pemenang dalam lomba ini pun cukup menarik mulai dari sepeda motor,paket umroh, sepeda, slot Sydnet marathon,unit apartemen serta uang jutaan rupiah.

Advertisements