Gubernur DKI Jakarta, Djarot Syaiful Hidayat memberikan suaranya terkaih dengan rencana pemerintah DKI Jakarta akan pemanfaatan sampah dalam aspek pembangunana jalan raya di seluruh Indonesia. Menurut penilaian Djarot campuran limbah plastic rumah tangga pada campuran aspal terbilang cukup bagus.

“ Kita bukan yang pertama kali mencoba hal ini, di India hal ini sudah mengalami percobaan dan hasilnya cukup memuaskan. Limbah plastic nantinya akan dilakukan pencampuran pada masa Hot mix agar bisa tercampur dengan baik nantinya. Saat ini kita mempunyai limbah plastic yang cukup banyak dan hal ini memungkinkan kita untukm menggunakannya secara massal,” ujar Djarot.

Bisa kita lihat produksi limbah plastic dari plastic pada kota DKI setiap harinya sangatlah besar, jadi kita sudah seharusnya mencari solusi pada limbah plastic ini. Dengan menggunakan limbah plastic ini pada pembuatan jalan raya maka akan mengurangi paling tidak sedikit dari total limbah plastic yang ada di Jakarta. Nantinya Pemprov DKI Jakarta akan membuat tempat khusus untuk melakukan pengelolaan limbah plastic ini dimana akan segera dibangun ITF ( Intermediate Treatment Facilities ) atau Fasilitas Pengelolaan Sampah di dalan kota.

“ Kemarin kami sudah melaku[kanb pertemuan yang bekaitan dengan masalah sampah dan pengelolaannya, dan mendapatkan kesepatan akan pembangunan ITF. Nantinya sisa pembakaran dari limbah plastic ini akan dapat digunakan kembali untuk keperluan yang lainnya. Ada kemungkinan sisa pembakaran akan dimanfaatkan kembali sebagai paving block atau campuran bahan bangunan untuk perbaikan jalan raya. Jadi nantinya limbah sampah ini akan kita lakukan pemanfaatan kemabali secara menyeluruh,” ujar Djarot.

Luhut Binsar, selaku Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman menyatakan ketertarikannnya akan proyek daur ulang yang dilakukan di India. Dimana limbah sampah ini dapat diolah kembali menjadi bahan tambahan untuk pembuatan aspal / jalan raya. “ Kami juga berhasil mengundang salah satu ahli yang berasal dari India dan yang sudah berhasil mengkonversi plastic ini sebagai bahan campuran pada pembuatan aspal,” ujar Djarot.

Advertisements