Seorang perempuan paruh baya turun dari lantai atas menghampiri dengan ramah dia meminta kami menunggu wanita tersebut adalah istri dari anggota pansel komisioner komnas HAM,dia mempersilahkan masuk setelah mengetahui maksud dan tujuan kedatangan kami siang itu,lantas perempuan itu tampak menelpon ke bagian lain dan memberitahu kedatangan kami.

Dengan mengenakan batik cokelat dengan lengan pendek Makarim menyambut kami dan mempersilakan duduk tepat pukul 15.45 WIB mereka dipersilakan menuju lantai dua.

Dari 28 kandidat ini bakal kembali diseleksi menjadi 14 orang unutk diajukan ke DPR dan dipilih 7 orang sebagai komisioner Komnas HAM periode 2017-2022,panitia seleksi komisioner HAM telah memilih 28 dari 60 orang calon komisioner komnas HAM yang lolos seleksi tahap pertama.

Dalam rekam jejaknya dia diketahui sebagai koordinator Bidang Advokasi hukum FPI Jawa Tengah nama lain yang tersisih adalah mereka yang terafiliasi dengan partai politik yaitu Antun Joko Susmana,Politisi PDIP dan Welya Safitri politisi PAN keduanya gagal duduk di kursi DPR saat pemilihan legislatif 2014,Dalam berkas itu tidak ada lagi nama Zainal Abidin atau biasa disapa Zainal Petir.

Dia berkeras tidak mau menyebutkan nama orang-orang yang bermasalah sekalipun mereka sudah digugurkan alasannya demi menjaga nama baik orang itu,Makarim menolak menjelaskan alsan Panitia Seleksi Komnas HAM mencoret nama-nama itu dan kandidat lain yang jelas, pengumuman mereka tereliminasi dalam proses seleksi hanya beberapa saat setelah koalisi penyelamat Komnas HAM menemukan nama kandidat komisioner komnas HAM yang terindikasi bermasalah.

Pansel tidak bisa bekerja sendiri dalam proses panjang ini,data rekam jejak dan masukan dari pelbagai pihak,mutlak dibutuhkan agar tidak salah memilih orang,Makarim melanjutkan ceritanya selama proses audisi pansel Komnas HAM mengerahkan jaringannya untuk menelusuri rekam jejak calon pejuang hak asasi manusia.

Termasuk kemungkinan karena rekam jejak mereka yang dinilai bermasalah,dia hanya menegaskan bahwa di luar 28 nama yang sudah diumumkan maka dinyatakan tidak lolos,setali tiga uang dengan Makarim,ketua pansel Komnas HAM jimly Asshiddiqie juga menolak mengungkap alasan tersisihnya beberapa nama dalam proses seleksi.

Hak pansel untuk tidak meloloskan kandidat yang dinilai tidak mampu maupun memenuhi persyaratan,mantan ketua MK itu menyatakan bahwa alasan tidak lolosnya beberapa kandidat sefatnya rahasia dan tidak unutk dipublikasikan.

Mereka tidak lolos setelah pansel melihat berbagai pertimbangan termasuk rekam jejak para kandidat,Jimly menuturkan tidak etis jika membuka alasan Pansel tidak meloloskan beberapa nama kandidat.

Namun kenyataannya memang ada pihak yang menyoal lolosnya Zaenal di tahap pertama jiak alasannya karena statusnya anggota FPI Zaenal menilai itu sebuah kesalahan besar,Zaenal Abidin tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah langkahnya dalam selesi komisioner komnas HAM terhenti di tahap II,tidak ada pemberitahuan apapun dari pansel mengeani alasna kegagalannya lolos ke tahap berikutnya.

Namun akhirnya gagal meski dua kali gagal dia mengaku belum menyerah mewujugka mimpi menjadi pejabat negara,kegagaln ini bukan pertama bagi Zaenal dia mengaku pernah mendaftarkan diri menjadi Komisioner komisi pemberantasan korupsi.

Advertisements