Terdakwa ditangkap setelah menyebarkan ujaran kebencian di media sosial dan juga mengedit foto foto Presiden Joko Widodo dan sejumlah pejabat termasuk Basuki Tjahja Purnama,Majelis Hakim Pengadian Negeri Lubukbasung,Kabupaten Agam,Sumatera Barat ,menjatuhkan hukuman penjara 15 bulan kepada Ropi Yatsman akibat perbuatannya menghina Presiden Joko Widodo dan penyebar ujaran kebencian di facebook.

Majelis hakim yang di ketahui Mahendra dengan anggota Ida Maryam Hasibuan dan Duano Aghaka menyatakan terdakwwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang menibulkan rasa kebencian atau permusuhan.

Dalam pertimbangan yang disebutkan Mahendrasmara hal yang meringankan terdakwa telah mengakui kesalahan dan bersikap sopan selam persidanga,hukuman yang diterima Ropi Yatsman sama dengan pasal yang dituntut oleh jaksa penuntut Umum selam satu tahun tiga bulan.

Dalam amar putusan majelis hakim dijelaskan bahwa terdakwa ditangkap direktorat tindak pidana siber badan Reserse kriminal Polri disebuah ruko perusahaan ekspedisi tempatnya bekerja di Banuhampu.

Ia juga sebagai admin dari akun group publik facebook keranda JOKOWI-AHOK,terdakwa menggunakan akun alter dengan nama Agus Hermawan dan Yasmen Ropi di facebook untuk memposting konten bernada kebencian kepada pemerintah.

Dengan vonis itu,pihaknya berharap Ropi Yatsman menjalankan hukuman dengan baik dan tidak melakukan kesalahan kembali agar mendapatkan keringanan nantinya,orang tua terdakwa Maya mengatakan selama ini Ropi Yatsman merupakan tulang punggung keluarga setelah ayahnya sakit beberapa tahun lalu.

Dia ditangkap karena kerap mengunggah dan menyebarkan foto mem editan wajah Presiden Joko Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja purnama dan sejumlah pejabat negara lain di akun facebook miliknya,diketahui penyidik direktorat tindak pidana ciber bareskrim Polri menangkap Ropi Yatsman dirumahnya Jalan Raya Padang,Bukit Tinggi Sumatera Barat.

Dari tangan pelaku penyidik mengamankan sejumlah alat bukti diantaranya satu unit telepon seluler merek Blackberry berwarna hitam dan satu unit telepon seluler merek Asus Z00UD berwarna hitam,kepada penyidik pelaku mengaku melakukan hal tersebut karena tidak suka dengan pemerintahan jokowi.

Turut diamankan juga satu buah akun facebook dengan nama Yasmen Ropi dan Agus Hermawan terakhir satu buat akun google Mail dengan alamat Yesmenropi2@gamil.com,kemudian satu unit central processing unit merek simbadda berwarna hitam.

Advertisements