Dalam RDP tersebut Tito dicecar terkait niatnya untuk pensiun dini dari jabatan orang nomor satu di korps Bhayangkara,kepala kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian melakukan rapat dengar pendapat dengan komisi III Dewan perwakilan rakyat di komplek Parlemen Senayan Jakarta.

Setelah itu seorang pimpinan redaksi itu menanyakan pertanyaan terakhir soal pengangkatannya sebagi kapolri diusianya yang tergolong muda,Tito mengaku ditanya apakah akan menuntaskan jabatannya hingga 2022,Tito menuturkan awalnya seorang pimpinan redaksi media televisi menanykan soal isu penangan terorisme dan arus mudik 2017.

Menurutnya organisasi membutuhkan penyegaran-penyegaraan maupun pimpinan baru,mendapat pertanyaan itu,Tito mengklaim tidak mau menyelesaikan masa jabatannya dengan alasan tidak sehat untuk organisasi.

Menjalankan tugas sebagai Kapolri dinilainya sebagai pekerjaan yang stres,lebih lajut Tito menyebut terlalu lama menjadi Kapolri juga akan menurunkan daya kreativitasnya,disamping itu beliau tentunya ingin memberikan kesempatan yang lain menjadi kapolri,kemudian beliau juga terlalu lama kreativitas beliau juga bisa menurun.

Tito menjelaskan beliau menyampaikan menjadi Kapolri pekerjaan terstres karena ini Polri terbesar di dunia setelah tiongkok beliau pribadi pekerjaan menjadi Kapolri adlaah pekerjaan yang paling stressful di dunia,beliau menyampaikan Kapolri merupakan pekerjaan yang paling stres di dunia.

Dia mengklaim tidak tertarik terju ke dunia politik karena berpotensi memiliki banyak musuh,Tito juga menegaskan tidak akan masuk ke dunia politik setelah pensiun dini dari jabatan orangnomor satu di Korps Bhayangkara.

Tito mengaku tertarik berkiprah di dunia pendidikan dengan mengabdi ke almamaternya di Nangyang Technological University di Singapura,mantan Kapolda Metro Jaya telah memilih jalur karir yang akan dijalankan setelah pensiun.

Akan tetapi Wenny curiga pernyataan Tito itu ingin berisi pesan-pesan tertentu seperti untuk terjun ke dunia politik,jawaban Tito mendapat dari anggota komisi III DPR Fraksi Gerindra Wenny Warouw,Wenny mengingatkan sebenarnya pertanyaan soal pensiun dini itu sederhana.

Dia melanjutkan rencana pensiun dini itu tidak terkait dengan besarnya beban tugas atau ingin terjun ke dunia politik,Tito menegaskan tidak ada maksud atau pesan apapun di balik pernyataannya itu.

Advertisements