Penegasan dari penyidik jaksa agung muda tindak pidana khusus (JAM Pidsus)  Kejaksaan Agung menegaskan menetapkan tersangka baru pada kasus pengaddan kapal di  Anchor Handing Tug Supply (AHTS) atau kappal Transko Andalas dan kapal Transkp Celebes di PT Pertamina Trans continental tahun Anggaran 2012.

Tersangka baru yang ada pada kasus ini yakni Direktur utama PT Vries Maritime Shipyard , Aria Odman. Menetapkan  direktur penyidikan pada jam Ridsus nomor: Print-57/F.2/FD.1/08/2017 pada tanggal 8 agustus 2017.

Alasan utama aria ditahan yakni karena ada perimbangannya obeyektif dan juga subyektif penyidikaannya itu.. pada pertimbangannya obyektid  tersebut, para tersangka diancam pidana penjara lebih dari lima tahun.

Sedangkan untuk alasan subyektinya tersangka di khawatirkan melarikan diri ke Negara lain merusakan barang atau menghilangkan barang bukti sehingga dapat mempersulitkan  pemeriksaan penyidikan atau menghambatkan penyelesaian penyidikperkara di maksud pasal 21 ayat (1) KUHAP.

Atas perbuataanya tersebut  kini dia terkena kasus melanggar pasal 2 ayat 1 , pasal 3 dan juga jo pasa 18 undang undang no 31 tahun 1999 sebagaimana telah di ubaj dengan undang undang nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindakan  korupsi , dan juga  jo pasal 55 ayat 1 ke- 1 KUHP.

Sebelumnya di beritakan bahwa dalam kasus ini, kejagung telah menetapkan mantan direktur utama PT Pertamina Transkontinental suherimanto sebagai tersangka.. kejaksaan memastikan ada kerugian Negara dari tindakana pindama korupsi  tersebut  dan kisaran RP 35.32.

maka aria akan diproseskan jika terbukti kuar sebagai tersangka tidak hanya masuk penjara namun dia juga akan terkena denda dan juga akan di turunakn jabatannya dan jaksa agung akan memperitmbangkan kembali siapa saja yang ikut dalam kasus suap tersebut.

Advertisements