Sebab sampai saat ini Bunda Sitha tidak pernah sekalipun berkomunikasi dengannya terkait pencalonanya untuk maju di pilkada kota Tegal berpasangan dengan Amir Mirzha,Wisnu merasa dilangkahi oleh perempuan yang lebih akrab disapa Bunda Sitha itu.

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah Wisnu Suhardono marah besar mendengar calon petahana wali kota Tegal Siti Masitha mengklaim mengantongi restu ketua Umum Partai Golkarnya Setyo Novanto untuk kembali bertarung di pilkada kota Tegal 2018.

Sebab dia tidak pernah berkomunikasi dengan DPC Golkar Tegal dan DPD Golkar Jateng,Wisnu menilai Bunda Sitha tidak mengikuti mekanisme prosedur dnan tatanan organisasi yang ada di Partai Golkar.

Termasuk pengurus DPP Partai Golkar sendiri,Wisnu menuding pernyataan Bunda Sitha restu dari Setya Novanto adalah klaim sepihak dan tidak bisa di pertanggungjawabkan secara keorganisasian partai.

Wisnu langsung tidak setuju sebab keduanya bukan masyarakat asli kota Tegal dia khawatir muncul isu primordial saat pilkada kota Tegal,Wisnu mengaku pernah bertemu dengan Bunda Sitha mengungkapkan keinginanya maju berpasangan dengan Mirzha.

Dengan catatan itu Partai Golkar bisa mempetimbangkan apakah Bunda Sitha masih layak diusung atau tidak,Wisnu meyakini ketua Umum DPP Partai Golkar belum mengetahui jika selama perfroma partai turun selama Bunda Sitha memimpin kota Tegal.

Jumlah kursi Partai Golkar di DPRD kota Tegal turun dari 6 kursi menjadi 4 kursi,ini bisa jadi acuan sukses atau tidaknya kader Golkar dalam memimpin,namun dibawah pak ketua umum ini sudah tahu semua,terang benderang tentang ini.

 

Advertisements