Program Satu Juta Rumah yang di programkan oleh Presiden Ketujuh Indonesia yakni Presiden Joko Widodo itu ternyata bukan hanya mampu membangun rumah untuk pekerja, masyarakat dengan penghasilan minim, Prajurit TNI / Polri dan mahasiswa saja. Ternyata Jokowi pada programnya ini juga berhasil membangun rusun bagi para santri di pondok pondok pesantren.

“ Permerintah melalui Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat memiliki target akan membangun 107 rumah susun pondok pesantren dalam rentan waktu 2015-2018. Dimana program Satu Juta Rumah yang saya canangkan pada 29 april 2015 lalu itu didalamnya juga termasuk untuk para santri. Nantinya jumlah unik yang akan dibangun sekitar 3.040 dengan anggaran dana akan mencapai Rp. 946,1 miliar,” tulis Presiden Joko Widodo pada halaman akun Facebook resminnya.

Sampai saat ini sudah ada beberapa rusun yang sudah selesai pengerjaanya, seperti Rusun Ponpes Darul Ulum di Semarang, dan Rusun Ponpes Al Hidayah di Banyumas, Jawa Tengah, Rusun Ponpes Nahdatul Ulum di Maros, Sulawesi Selatan dan Rusun Ponpes Darul Hikmah Tulung Agung, Jawa Timur. “ Pada saat ini juga sedang dilakukan pembangunan Rusun Santri Pondok Pesantren Mustofhawiyah Purba Baru yang terletak di Mandailing Natal, Sumatra Utara. Dan saya sendiri yang memulai pembangunan rusun in pada bulan Maret lalu,” ujar Jokowi.

Pada tahun ini Jokowi memiliki rencana akan melakukan pembangunan di Pidie Jaya, Mandailing Natal, Padang Pariaman, Lampung Timur, Ogan Komering Ulu Timur, Tasikmalaya, Magelang, Semarang, Ende, Madiun Pasuruan, Nganjuk, Pasuruan, Sintang dan Bone. “ Jangan ada yang membayangkan rusun yang dibangun untuk para santri ini seperti rumah biasa yang memiliki kamar kamar. Dimana Rusun Ponpes ini sendiri sengaja di design dengan model mirip barak yang dilengakapi dengan bebagai fasilitas kamar tidur, meja belajar, lemari, air bersih dan listrik. Pada tiap lantai akan dibuat untuk dapat menampung sebanya 72 orang,’ jelas Jokowi.

 

Advertisements